Langkah Mendekatkan Diri Dengan Alquran

Spread the love

Alquran merupakan kita suci yang bisa menuntun kehidupan umat muslim. Kita harus memahami isi dari Al-Qur’an tersebut dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Mendekatkan diri kita dengan Al-Qur’an berarti bukan hanya melafalkannya tapi juga memahami arti atau maknanya.

Bagaimana Cara Mendekatkan Diri Kita Dengan Alquran?

Umat muslim disarankan untuk aktif membaca Al-Qur’an dan mempelajari nilai-nilai kehidupan di dalamnya. Kandungan dalam kitab suci Islam begitu berharga untuk menjadi penuntun kegiatan kita sehari-hari. Kedekatan kita terhadap Al-Qur’an berarti bisa memberi berkah untuk aktivitas kita di dunia yang sementara.

Melafalkan: Tahap Paling Dasar

Kita seolah-olah seperti berbincang dengan Allah saat membaca ayat-ayat Al-Qur’an baik itu saat sholat, berzikir maupun mengaji. Al-Fatihah itu sendiri merupakan bagian dari Al-Qur’an yang wajib dilafalkan saat beribadah sholat.

Menjadikan Al-Qur’an Sebagai Rutinitas

Sehari-hari, kita tentu punya rutinitas seperti kuliah, mengurus bisnis atau kerja di kantor. Tapi, apakah Al-Qur’an sudah masuk dalam rutinitas Anda? Membaca dengan rutin merupakan kiat lainnya untuk mendekatkan diri kita dengan Al-Qur’an.

Membaca kitab suci secara konsisten dan ikhlas termasuk salah satu perbuatan yang disukai oleh Allah seperti yang disebut dalam salah satu hadits. Membaca Alquran secara rutin bukan hal sepele karena merupakan langkah nyata untuk meraih ridho Allah.

Semakin rutin Anda membaca Al-Qur’an, semakin bersih jiwa dan mudah terhindar dari masalah dunia. Kita juga bisa menghindari rasa gelisah dan khawatir dengan konsisten baca Al-Qur’an.

Mendengarkan Secara Khusyuk

Bukan hanya melafalkan atau membaca saja, mendengarkan ayat-ayatnya juga termasuk cara mendekatkan diri ke Al-Qur’an. Lebih dari sekadar memasang telinga tapi bagaimana kita secara khusyuk dan penuh perhatian mendengarnya. Jaga diri untuk tetap diam supaya lebih mudah terhubung dengan ayat-ayat yang dilantunkan.

Ini bukan hanya berlaku saat mendengar secara langsung tapi juga ketika kita mendengarkan melalui Al-Qur’an digital. Dari mana pun sumbernya, sebaiknya Anda mendengarkan secara khusyuk jika ingin mendekatkan diri dengan kitab suci Al-Qur’an.

Menjaga Tindakan

Hal lain yang perlu diperhatikan adalah bagaimana kita bertindak saat membaca maupun mendengarkannya. Saat melafalkan Al-Qur’an, kita perlu membacanya secara tartil atau dihayati dan secara perlahan. Jangan baca secara buru-buru atau tergesa-gesa karena bisa menghilangkan penghayatan.

Membaca kitab suci memang berbeda dengan bacaan lainnya. Bacalah dengan nada yang syahdu dan volume terkontrol agar nyaman terdengar. Sedangkan saat Anda mendengarkan Alquran, disarankan untuk menjaga sikap dan memandang orang yang melafalkannya. Hindari menghakimi sedikit pun entah apa pun itu yang Anda saksikan dan dengarkan.

Mempelajari Maknanya

Saat kita membaca atau mendengar Al-Qur’an, kita mungkin sekaligus membaca atau mendengar artinya. Tapi apakah itu cukup? Bagi umat Islam, disarankan juga untuk mempelajari makna dari arti-arti ayat tersebut.

Anda bisa mencari buku tafsir Al-Qur’an dari mazhab tertentu untuk mempelajari makna ayat Al-Qur’an. Dengan mempelajari makna tersebut, akan lebih mudah untuk mengambil manfaat Al-Qur’an terhadap aktivitas kita sehari-hari. Akan disayangkan jika Anda membaca ayat-ayat tapi tidak memahami makna dari ayat yang Anda baca tersebut.

Mengajarkan ke Orang Lain

Memberi pelajaran dan pemahaman ke orang lain juga termasuk langkah lainnya untuk mendekatkan diri kita dengan Al-Qur’an. Setelah kita belajar, perluas manfaatnya dengan mengajarkan ke orang lain baik itu keluarga maupun teman. Dengan kita mengajarkan Al-Qur’an, berarti kita juga ikut belajar lebih mendalam.

Akan lebih mudah untuk menanamkan makna Al-Qur’an di hati dan ingatan setelah kita menyebarkannya. Siapa pun diperbolehkan untuk mengajarkan tafsir atau makna ayat Alquran asalkan memang paham dengan cukup jelas. Tidak harus seorang ustadz, guru atau orang tua, semua orang bisa membahas tafsir Al-Qur’an.

Hafalan Ayat Al-Qur’an

Tidak semua orang dapat mudah menghafal Al-Qur’an karena butuh konsistensi, konsentrasi dan waktu luang. Tidak harus berpatokan untuk menghafal keseluruhan kitab tapi bisa dari ayat per ayat. Di sekolah terutama sekolah Islam, menghafal ayat Al-Qur’an sudah menjadi bagian dari kurikulum mereka.

Jangan biarkan tradisi ini hilang begitu saja saat Anda beranjak dewasa. Pelihara ingatan Anda terhadap ayat-ayat Al-Qur’an dengan melafalkannya saat sholat dan berdoa. Menghafalkan ayat-ayat butuh konsistensi sehingga Anda perlu meluangkan beberapa waktu dalam sehari.

Misalnya beberapa menit setelah dzikir dan doa sholat, Anda bisa membuka Al-Qur’an lalu menghafal ayat-ayatnya.

Mengapa Pendekatan Dengan Al-Qur’an Penting Untuk Umat Muslim?

Penggunaan media sosial sudah semakin marak akhir-akhir ini. Banyak umat muslim yang semakin menjauh dengan Al-Qur’an karenanya. Padahal akses ke Al-Qur’an sudah semakin dipermudah dengan adanya Al-Qur’an digital tapi itu belum cukup.

Butuh kesadaran dan rasa ikhlas dalam diri agar umat muslim bisa berinisiatif kembali dekat dengan Alquran. Pendekatan diri terhadap Al-Qur’an sangat penting untuk memberi panduan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam keseharian, ada kalanya kita bingung, tersesat atau stuck sehingga kita butuh solusi ideal untuk itu.

Mendekatkan diri dengan Al-Qur’an bisa memberi pencahayaan dalam kehidupan kita. Kita bisa mengetahui dan ingat apa yang seharusnya lebih baik dilakukan maupun hal-hal yang perlu dihindari. Memperdalam pemahaman Al-Qur’an bisa membuat jiwa dan pikiran kita bersih meski pun ada banyak godaan di dunia.

Jika Anda membutuhkan tuntunan dalam kehidupan, memperdalam Al-Qur’an bisa menjadi prioritas Anda. Lantunkan ayat dengan khusyuk, ikuti pengajian, rutin berdoa, pelajari tafsirnya dan sebarkan pemahaman ke orang-orang sekitar. Dengan begitu, insya Allah Anda akan menjadi lebih dekat dengan Alquran.